{"id":99,"date":"2006-08-10T10:42:32","date_gmt":"2006-08-10T10:42:32","guid":{"rendered":"http:\/\/www.kajiedan.com\/?p=99"},"modified":"2006-08-10T10:42:32","modified_gmt":"2006-08-10T10:42:32","slug":"tidak-semua-kesempatan-emas-adalah-emas-buat-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/2006\/08\/10\/tidak-semua-kesempatan-emas-adalah-emas-buat-kita\/","title":{"rendered":"Tidak Semua Kesempatan Emas adalah Emas buat kita.."},"content":{"rendered":"<p>Biasanya.. karena kalut atau bingung cari duit..<br \/>\nkita terus &#8216;ngawur&#8217;.. dan kemudian mencoba semua kemungkinan..<br \/>\nsemua prospek dan semua kesempatan yg kita dengar..<\/p>\n<p>Ada orang ngomong bukak bengkel bagus&#8230;<br \/>\nkita langsung nyoba bukak bengkel..<\/p>\n<p>Ada orang ngomong usaha besi tua bagus&#8230;<br \/>\nkita langsung nyoba usaha besi tua..<\/p>\n<p>Ada orang ngomong nambang pasir bagus&#8230;<br \/>\nkita langsung nyoba nambang pasir..<\/p>\n<p>Ada orang ngomong percetakan bagus&#8230;<br \/>\nkita langsung nyoba bikin percetakan..<br \/>\ndst.. dst.. dst..<!--more--><\/p>\n<p>Udah gitu, duit yang dipakaipun duit pinjaman, entah itu pinjam Bank or rentenir..<br \/>\nAlhasil, Usaha gagal.. Utang tambah melilit leher..<br \/>\n(hal hal Itulah yang saya alami selama lebih dari separo waktu 11 tahun masa perjuangan tersebut..)<\/p>\n<p>Padahal, ternyata yang diperlukan adalah:<br \/>\nseharusnya  kita benar-benar mengenali dan memahami terlebih dahulu serta menyadari  betul-betul &#8216;Siapakah diri kita&#8217; tanpa boleh menyangkal &amp;  mem-bohongi diri kita sendiri..<\/p>\n<p><strong>Contoh Kasus 1:<\/strong><br \/>\nKalo&#8217;  ada orang Madura diberi secara cuma-cuma sebuah kapal rusak yang masih  tambat di Tanjung Priuk.. mungkin, 2 th kemudian si-madura ini akan  menjadi kaya raya karena jadi juragan &#8216;Besi Tua&#8217;..<\/p>\n<p>Tapi Onny..<br \/>\nkalau  mau dan menerima pemberian kapal tersebut.. maka 2 tahun kemudian  kira-kira malah punya utang ratusan juta..  yang minimal terdiri dari:<br \/>\n&#8211; biaya tambat selama 2 th + denda keterlambatan bayarnya<br \/>\n&#8211; biaya gaji penjaga kapal..<br \/>\n&#8211; biaya pemotongan kapal + biaya buang bangkainya..<\/p>\n<p>Karena memang.. Tidak Semua Kesempatan Emas adalah Emas buat kita..<\/p>\n<p><strong>Contoh Kasus-2:<\/strong><br \/>\nKenal sama nama Pak Tanri Abeng..?? Manager 1 Milyard ..<br \/>\nManager pualiiing hueeebat yang pernah dimiliki negara kita di masa lalu..<br \/>\nPada saat itu, semua perusahaan yang mempekerjakan dia selalu jaya, sukses, berprofit luar biasa..<\/p>\n<p>Logikanya..  Tidak mungkin orang sekaliber Tanri Abeng kesusahan untuk meneropong  &#8216;Siapakah diri kita sebenarnya..&#8217; (ini  adalah pandangan saya pada saat  dia banting stir untuk melepaskan &#8216;jabatan&#8217; Manager 1 M yang telah  digenggamnya dan mencoba menjadi &#8216;Pengusaha&#8217;).<\/p>\n<p>Bahkan dugaan  saya.. beliau telah telah melakukan berkali-kali peneropongan terhadap  dirinya.. akan tetapi, entah karena factor apa, pada akhirnya beliau  memutuskan yang berbeda dari hasil peneropongannya (Mohon Maaf, Pak  Tanri, jika analisa saya salah..)<\/p>\n<p>Saya yakin seyakin-yakinnya.. hasil peneropongan beliau saat itu adalah:<br \/>\nSaya adalah seorang KARYAWAN YANG HANDAL..<br \/>\ndan bukan seorang WIRASWASTAWAN..<\/p>\n<p>Pada  poin ini tidak berani memastikan bahwa beliau memang &#8216;tidak punya\u2019 gen  Wiraswastawan, sebab saya belum pernah membaca biografi beliau..  sehingga &#8216;blank&#8217; buat saya untuk masalah Gen beliau..<\/p>\n<p>Saya pikir.. Seharusnya beliau mengerti dan memahami perbedaan mendasar tentang MANAGER 1 Milyard dan WIRASWASTAWAN..<\/p>\n<p>Perbedaan yang sangat amat mendasar  adalah sebagai berikut:<br \/>\n(ini hanya menurut pandangan saya lho..)<\/p>\n<p>1. MANAGER 1 Milyard = Karyawan yang Handal.<br \/>\nJika  seseorang berhasil memadukan serta merangkaikan dengan baik dan tepat  faktor-faktor Kepandaian, kecermatan, keberanian, pembelajaran,  pengalaman serta kerja keras.. maka tidaklah mustahil bagi seseorang  untuk menjadi &#8216;Karyawan yang Handal&#8217;<\/p>\n<p>&#8216;Karyawan yang Handal&#8217;  pasti akan selalu bekerja, berkiprah dan bermanufer pada rel-rel yang  telah dibikin oleh perusahaan. Mereka akan selalu mematuhi rambu-rambu  yang telah ditetapkan oleh perusahaannya. Dan &#8216;Karyawan yang Handal&#8217;  dalam meng-aktualisasikan kemampuannya selalu dapat berkiprah dengan  aman selama berada di dalam pagar-pagar yang telah ditancapkan oleh  perusahaan.<\/p>\n<p>2. Wiraswastawan..<br \/>\nDalam mencapai \u2018tujuan\u2019-nya,  Wiraswatawan Adalah sosok yang boleh, benar dan halal bekerja tanpa rel,  rambu ataupun pagar perusahaannya. Karena memang seharusnya.. dialah  yang seharusnya membuat rel, rambu dan pagar bagi perusahaan miliknya.<\/p>\n<p>Kita Kembali ke Tanri Abeng..<br \/>\nSejauh  pengetahuan saya tidak satupun perusahaan yang dibikinnya se-sukses  perusahaan yang dia pimpin pada waktu beliau sebagai &#8216;Manager 1 Milyard&#8217;<\/p>\n<p>sebab..<br \/>\n(ini  juga kembali menurut pandangan saya, dan  jika saya ilustrasikan  sebagai sebuah &#8216;Perjudian&#8217;) Pada saat berposisi sebagai &#8216;Karyawan  Handal&#8217;, dengan beraninya beliau akan memasang taruhan 5M di meja  perjudian &#8216;jika hanya&#8217; pada saat beliau yakini dan pasti sudah dengan  memperhatikan, mempertimbangkan, mencermati bahwa beliau tidak melanggar  yang namanya rel-rel, rambu-rambu serta pagar-pagar perusahaan.<\/p>\n<p>Sedangkan  pada saat berposisi sbg pengusaha.. mungkin beliau lupa bahwa sekarang  sudah tidak ada lagi rel, rambu bahkan pagar aman yang telah tersedia..  sehingga akan sering timbul kejadian:<br \/>\n\u2022 Kurang berani bertaruh,<br \/>\nsebab  &#8220;seseorang pasti akan lebih berani mempertaruhkan duit perusahaan (yang  notabene kepunyaan orang lain), daripada duit pribadinya&#8221; atau..<br \/>\n\u2022 Terlalu berani bertaruh,<br \/>\nsebab  &#8220;Merasa terlalu yakin berani mempertaruhkan duitnya dan merasa pasti  menang seperti pada waktu lalu..&#8221;. padahal sekarang sudah tidak ada lagi  rel, rambu bahkan pagar aman yang telah tersedia..<\/p>\n<p>Satu hal lagi hasil refleksiku terhadap perjalanan hidup Pak Tanri:<br \/>\n&#8220;Syarat wajib menjadi menteri adalah memiliki ijasah &#8216;Karyawan yang Handal&#8217;, dan bukan ijasah Pengusaha..&#8221;<\/p>\n<p><em>(Mohon maaf kepada pak Tanri jika kurang berkenan saya tuliskan sebagai contoh..<br \/>\nSaya hanya bisa berharap teman-teman pembaca dapat mengambil hikmah positifnya..<br \/>\nSuwun)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biasanya.. karena kalut atau bingung cari duit.. kita terus &#8216;ngawur&#8217;.. dan kemudian mencoba semua kemungkinan.. semua prospek dan semua kesempatan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-99","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-petuah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kajiedan.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}